Showing posts with label Emis. Show all posts
Showing posts with label Emis. Show all posts

Download KMA 184 Tahun 2019 Panduan Kurikulum Madrasah

 

Perubahan yang sangat cepat dalam kehidupan dan tuntutan dunia global hams diantisipasi dan direspon oleh dunia pendidikan. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta komunikasi membawa perubahan yang besar dalam pola dan gaya hidup umat manusia.

Diperkirakan perubahan itu akan terus berjalan maju dan menuntut perubahan dalam cara pandang, cara bersikap dan bertindak masyarakat termasuk generasi penerus bangsa ini.

Kurikulum madrasah hams bisa mengantisipasi perubahan itu dan merespon tuntutan zaman yang selalu berubah. Kurikulum PAI dan Bahasa Arab diarahkan untuk menyiapkan peserta didik madrasah mampu beradaptasi dengan perubahan sehingga lulusannya kompatibel dengan tuntutan zamannya dalam membangun peradaban bangsa. Kurikulum PAI dan Bahasa Arab di madrasah secara bertahap diarahkan untuk menyiapkan peserta didik yang memiliki kompetensi memahami prinsip-prinsip agama Islam, baik terkait dengan akidah akhlak, syariah dan perkembangan budaya Islam, sehingga memungkinkan peserta didik menjalankan kewajiban beragama dengan baik terkait hubungan dengan Allah SWT maupun sesama manusia dan alam semesta.

Pemahaman keagamaan tersebut terinternalisasi dalam diri peserta didik, sehingga nilai-nilai agama menjadi pertimbangan dalam cara berpikir, bersikap dan bertindak untuk menyikapi fenomena kehidupan ini. Selain itu, peserta didik diharapkan mampu mengekspresikan pemahaman agamanya dalam hidup bersama yang multikultural, multietnis, multipaham keagamaan dan kompleksitas kehidupan secara bertanggungjawab, toleran dan moderat dalam kerangka berbangsa dan bernegara Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Sedangkan KMA 184 Tahun 2019 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah diterbitkan untuk mendorong dan memberi aturan bagaimana berinovasi dalam implementasi kurikulum madrasah serta memberikan payung hukum dalam pengembangan kekhasan Madrasah, pengembangan penguatan Karakter, Pendidikan Anti Korupsi dan Pengembangan Moderasi Beragama pada Madrasah.

KMA Nomor 183 Tahun 2019 dan KMA Nomor 184 Tahun 2019 akan diterapkan secara bertahap pada jenjang MI, MTs dan MA mulai Tahun Pelajaran 2020/2021.

Kepada semua pihak, para pemangku kebijakan dan pemangku kepentingan diharapkan memberikan respon positif dan dinamis untuk secara bersama-sama, bahu membahu dan bergotong royong mengimplementasikan dengan baik dan benar, sehingga tujuan diterbitkannya KMA ini dapat membawa perubahan pendidikan madrasah lebih bermutu.

Demikian kami sampaikan, semoga Allah SWT meridhai semua langkah kita, memberikan ma'unah dalam implementasi untuk mengantarkan peserta didik madrasah menjadi manusia yang berkah dan manfaat bagiagama, nusa dan bangsa.

Download KMA  KMA Nomor 184 Tahun 2019 DISINI

Cara Menaikkan Kelas Siswa di Emis Madrasah TP 2018/2019


Cara Menaikkan Kelas Siswa di Emis Madrasah TP 2018/2019 – Pendataan emis pada tahun 2018/2019 sudah bias dikerjakan pada web emis madrasah. Sebelumnya perlu anda ketahui terlebih dahulu bahwa web emis madrasah sekarang hanya satu alamat web saja yaitu pada alamat : http://emispendis.kemenag.go.id/emis_madrasah/

Sedangkan alamat web emis madrasah yang sesuai jenjang kini sudah tidak digunakan lagi. Jad bagi anda yang belum mengetahuinya, saat ini anda sudah tahu web emis madrasah. Hal ini memang terlihat sepele banyak yang berkata bahwa web emis masih belum bisa diakses tetapi sebenarnya sudah satu minggu lalu web emis dapat dibuka.

Mengapa banyak yang berkata web emis madrasah belum bisa dibuka ? 

Sebab mereka masih menggunakan web emis madrasah yang sesuai jenjang. Pantas saja tidak bisa diakses lantaran sudah tidak tersedia lagi.

Kembali ke pendataan emis tentang Cara Menaikkan Kelas Siswa di Emis Madrasah Terbaru. Bapak Ibu Operator Madrasah salah satu hal penting yang harus anda kerjakan adalah menaikkan siswa tahun lalu ke kondisi kelas siswa pada tahun ini. Secara keadaan sistem kelas siswa tahun lalu memang sudah naik ke kelas jejang selanjutnya, tetapi terdapat rombel yang masih utuh sesuai rombel pada jenjang selajutnya.

Umumnya kebanyakan madrasah ketika naik kelas kelompok rombel diacak kembali. Sehingga rombel pada kelas sebelumnya tidak sama dengan rombel ketika sudah naik kelas. Contohnya Andre pada tahun 2017/2018 dia di kelas 7 Rombel A nah Si Andre dinyatakan naik kelas kemudian dia pada tahun 2018/2019 di kelas 8 Rombel C.

Dikarenakan di web emis madrasah hanya kelas yang otomatis naik maka anda perlu mengubah rombel sesuai keadaan. Tetapi bagi madrasah yang tidak melakukan pergantian rombel maka tidak perlu mengubah rombelnya lagi.

Nah Bapak Ibu operator pada kali ini kami akan memberikan tutorial lengkap tentang bagaimana Cara Menaikkan Kelas Siswa di Emis Madrasah.

Secara otomatis jika anda menaikkan kelas maka anda juga harus menentukan rombelnya.  Baiklah berikut ini adalaha tutorial Cara Menaikkan Kelas Siswa di Emis Madrasah Terbaru :

1. Buka web pendataan emis madrasah http://emispendis.kemenag.go.id/emis_madrasah/
2. Login menggunakan akun masing – masing, tunggu hingga berhasil login
3. Klik Menu Kesiswaan
4. Klik Menu Siswa Aktif

5. Ceklis/Centang pada siswa yang akan diubah kelas/rombel nya (maksimal 10 siswa)

6. Lihat menu pada bagian atas seperti gambar dibawah ini

7. Klik dan Tentukan kelas nya dan Klik dan Tentukan Rombelnya

8. Pastikan sudah sesuai kelas dan rombelnya
9. Klik Ubah Kelas dan Rombel
10. Tunggu hingga proses selesai
11. Selesai

Untuk mengecek apakah siswa tersebut sudah berganti kelas dan rombel, anda dapat menggunakan cara berikut ini :

1. Copy/ketik nama siswa pada kolom pencarian
2. Klik tombol/ikon kaca pembesar

3. Tunggu hingga hasil pencarian selesai
4. Cek Kelas dan Rombelnya, Jika sudah sesuai maka proses menaikkan dan mengganti rombel sukses

Sangat mudah dan gampang sekali untuk dipraktekkan dan tentunya mudah diingat. Umumnya yang menjadi permsalahan adalah lambannya web emis madrasah ketika memproses data jadi anda diharuskan untuk ekstra sabar menghadapi web emis madrasah. Jika terjadi error silahkan refresh atau tekan tombol F5 pada keyboard lakukan sampai berhasil.

Baiklah Bapak Ibu Operator, kami rasa pembahasan tentang Cara Menaikkan Kelas Siswa di Emis Madrasah Terbaru dan menentukan rombel pada siswa di emis cukup sampai disini. Semoga apa yang kami bagikan ini dapat bermanfaat bagi anda.
Download ARD Madrasah Offline 2019

Download ARD Madrasah Offline 2019

Sebagaimana yang diketahui, layanan dropbox dan layanan penyimpanan online lainnya, memberikan batas pengakses baik berapa kali pengaksesan maupun berapa besar bit yang diakses.

Image result for ard madrasah
Khusus untuk dropbox, terdapat pembatasan sebagai berikut:
  • Untuk akun dropbox gratis: di batasi 20 GB per hari atau 100.000 kali unduhan per hari
  • Untuk akun dropbox plus, professional, dan bisnis: 200 GB per hari
Sedangkan, besar file unduhan ARD Madrasah adalah 2,3 GB.

Link Alternatif Unduh ARD Madrasah


Untuk itu, Ayo Madrasah berupaya untuk memberikan link alternatif untuk mendownload (mirror download) selain link resmi yang disedikan oleh Tim Teknis ARD Madrasah.

Jika tidak bisa mngunduh ARD Madrasah Offline melalui link resmi silakan coba beberapa mirror download berikut ini.
  • Via Google Drive 1 : DOWNLOAD
  • Via Google Drive 2 : DOWNLOAD
  • Via Mediafire : DOWNLOAD

Aplikasi yang di share tersebut untuk MI, MTs, ataaukah MA?. Tidak usah khawatir, ketiga-tiganya sama. Dalam artian, aplikasi ARD Madrasah Offline dapat digunakan untuk MI, MTs, maupun MA.

Form Upload Siswa Baru Emis Online 2018/2019

Form untuk upload siswa baru ke aplikasi emis online 2018/2019 banyak ditanyakan oleh rekan-rekan operator madrasah. Form atau template ini berfungsi untuk mengunggah data siswa utamanya siswa baru Tahun pelajaran 2018/2019 baik jenjang RA, MI, MTs, maupun MA. Meskipun masa pemutakhiran data emis online Tahun pelajaran 2018/2019 belum resmi dibuka. Karena jikapun ada beberapa yang sudah bisa mengaksesnya, hanya terbatas pada daerah tertentu untuk tujuan ujicoba sistem.

Seperti pada periode pendataan emis sebelumnya, untuk memasukkan siswa baru ke dalam sistem emis madrasah terdiri atas dua jenis perlakuan. Pertama adalah siswa baru yang berasal dari RA atau madrasah yang mana penginputannya cukup dengan melakukan pencarian dan penarikan data dari sistem. Operator dapat melakukannya di menu Kesiswaan >> Siswa Aktif kemudian mengklik tombol Siswa Baru (Dari xxx), xxx adalah jenjang RA/madrasah sebelumnya. Sistem kemudian akan mencari data setelah operator memasukkan NSM RA/Madrasah asal siswa yang dicari. Setelahnya sistem akan menampilkan data siswa dan operator tinggal menariknya menjadi siswa baru di madrasah tersebut. Selengkapnya terkait proses dan tata cara memasukkan siswa baru yang berasal dari RA dan Madrasah silakan baca artijkel: Cara Memasukkan Siswa Baru ke Emis

Uploud Siswa Baru Emis

Sedangkan khusus bagi siswa baru yang berasal bukan dari RA dan Madrasah, perlakuannya berbeda. Siswa baru yang berasal dari TK, PAUD, TKLB, Orang tua langsung (untuk MI), SD, Kejar Paket A (MTs), SMP, Kejar Paket B (MA), Pondok Pesantren, maupun Sekolah Luar Negeri, dulu harus diinput satu persatu di situs emis. Operator dapat melakukannya di menu Kesiswaan >> Siswa Aktif kemudian mengklik tombol "Siswa Baru".

Namun mulai periode pendataan 2018/2019, selain dengan menggunakan 'cara manual' tersebut (menginput satu persatu di dalam aplikasi), emis menyediakan fitur baru bernama "PPDB". Pada menu ini data siswa baru yang bukan dari RA/Madrasah (siswa dari umum) dapat diunggah dengan menggunakan Template Siswa Baru (Form Upload Siswa Baru).

Siswa baru dapat diisikan terlebih dahulu dalam form berformat excel yang kemudian harus disimpan dalam format csv. File csv ini kemudian tinggal diunggah (diupload) dalam menu "PPDB".

Sebagai gambaran awal, berikut ini video yang menampilkan tampilan Emis Online Tahun 2018/2018



1. Unduh Template Siswa Baru


Untuk menggunakan fitur unggah siswa baru ini sebelumnya silakan unduh template siswa baru emis PPDB 2018/2019. DOWNLOAD DI SINI

2. Cara Mengisi Form Siswa Baru


Setelah mengunduh template siswa baru emis PPDB 2018/2019, silakan buka dan isikan data siswa sesuai kolom yang tersedia. Kolom-kolom yang dibutuhkan antara lain, NSM (madrasah bersangkutan), NPSN (madrasah bersangkutan), Status Siswa, Nama Siswa, NISM, NISN, NIK, Tempat Lahir, Tanggal lahir, Jenis Kelamin, dan Agama. Juga Hobi, Cita-cita, Anak ke-, Jumlah saudara, tanggal Masuk, Tahun pelajaran, dan Tingkat/Kelas. Ditambah dengan Jenis Asal Sekolah, NPSN Sekolah Asal, Nama Sekolah Asal, dan Alamat Sekolah Asal.

Saat mengisi, perhatikan hal-hal berikut ini:

  • Siswa yang disikan adalah Siswa Baru yang berasal dari Sekolah Umum (TK, SD, SMP, SMA)
  • Baca petunjuk pengisian yang disertakan dalam template pada sheet Petunjuk
  • Dilarang merubah format dalam form
  • Jika melakukan 'copy - paste' gunakan "paste value"
  • Pastikan penulisan nama, tempat lahir, tanggal lahir dan data lainnya telah benar (valid) karena sistem tidak menerima perbaikan nama, tempat lahir, dan tanggal lahir.
  • Bagi madrasah yang memiliki lebih dari satu rombel, isikan data siswa secara perombel dalam satu file. Sehingga jika kelas 7 terdiri atas 7A dan 7B, maka buatlah dua file yang satu khusus berisi siswa baru umum di rombel 7A dan satu file lagi berisikan siswa baru umum di kelas 7B.

3. Cara Menyimpan Form Siswa Baru ke Format CSV


Sebelum diupload ke sistem, form siswa baru harus yang telah diisi dan dipisahkan perombel (dalam format excel) harus disimpan dalam bentuk .CSV (Comma Separated Values) terlebih dahulu. File .csv inilah nanti yang akan diunggah ke sistem emis online.

Untuk merubah format dari excel (.xlsx) menjadi .csv sangat mudah. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
  1. Buka file excel "Template_Siswa_PPDB_2018_Umum.xlsx"
  2. Pastikan yang terbuka (aktif) adalah sheet "Form Siswa Baru"
  3. Klik "Office Button" (jika menggunakan excel 2007) atau menu "File" (jika menggunakan excel 2010 dan setelahnya)
  4. Klik "Save As"
  5. Pada bagian "Save as type" klik panah kebawah hingga muncul banyak pilihan format
  6. Pilih "CSV (Comma delimited) (*.csv)"
  7. Klik "Save"

Menyimpan file csv

4. Cara Upload File CSV ke Emis Online


Setelah form siswa baru berhasil diubah formatnya menjadi Comma Separated Value (*.csv), sekarang saatnya untuk mengunggah (upload) ke sistem emis online.

Cara mengunggahnya adalah:
  1. Buka situs emis online
  2. Klik menu "Kesiswaan" hingga muncul daftar submenu
  3. Klik submenu "PPDB" hingga terbuka halaman "Siswa PPDB TP Ganjil"
  4. Klik "Choose File"
  5. Terbuka jendela yang mengarahkan lokasi file CSV berada.
  6. Klik "Open"
  7. Kembali ke halaman "Siswa PPDB TP Ganjil", dengan nama file csv tertulis di samping kolom Choose File.
  8. Klik tombol "Simpan"
  9. Selesai.



Itulah form siswa baru Emis Online 2018/2019 yang dapat digunakan untuk mengunggah data siswa baru yang berasal dari bukan madrasah (umum).

Jadwal Pengerjaan Sibos Pintar

Setelah melalui masa 'rehat' beberapa hari, akhirnya hari ini (24/09/2018) aplikasi SibosPintar kembali dibuka. Dibukanya lagi akses pengerjaan Sibos Pintar dengan disertai beberapa hal yang baru, salah satunya adalah adanya jadwal pengerjaan Sibos Pintar yang dibuat secara bergiliran tiap jenjang tiap harinya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Sibos Pintar sempat dikeluhkan oleh banyak operator madrasah. Permasalahan yang paling banyak mengemuka adalah kesulitan mengakses dan lambatnya pemrosesan data yang dapat dilakukan. Hal ini ditengarai karena tingginya jumlah pengakses layanan yang tidak sebanding dengan kemampuan server.

Akibatnya, selain sulit diakses, aplikasi kerap memunculkan pesan 'Koneksi internet terputus, coba lagi kah ?' dan 'Failed on propose transaction no: 1' meskipun koneksi dan jaringan internet pengakses sedang lancar. Kondisi ini mengakibatkan banyak operator yang mengaku dalam waktu berjam-jam hanya dapat memasukkan data beberapa siswa saja. Baca: Masalah dan Solusi Pengerjaan Sibos Pintar

Jadwal Sibos Pintar

Jadwal Pengerjaan Sibos Pintar


Merespon keluhan para operator tersebut, tim teknis akhirnya meng-offline-kan aplikasi beberapa hari. Selain digunakan untuk penambahan server pun pendataan dibuka dengan sistem penjadwalan. Masing-masing jenjang diberikan jadwal waktu pengerjaan Sibos Pintar.

Jadwal mengerjakan Sibos Pintar tersebut adalah sebagai berikut.


Hari, Tanggal Pukul
00.00 - 05.59 06.00 - 11.59 12.00 - 17.59 18.00 - 23.59
SENIN Admin MI MTs MI
SELASA Admin MTs MI MA
RABU Admin MI MA MI
KAMIS Admin MA MI MTs
JUMAT Admin MI MTs MA
SABTU Admin MTs MA MTs
AHAD Admin MI MI MTs

Jadwal Sibos Pintar

Selain memberlakukan penjadwalan berdasarkan jenjang, sewaktu-waktu Sibos Pintar juga melakukan giliran penutupan akses untuk beberapa wilayah tertentu. Semisal untuk provinsi tertentu dapat ditutup aksesnya sehingga jenjang yang sedang memiliki jadwal mengerjakan tetap tidak bisa mengakses aplikasi.

Silakan para operator madrasah untuk melakukan pemutakhiran data melalui aplikasi SibosPintar sesuai dengan jadwal pengerjaan yang telah ditetapkan.

Baca juga:



Pemberlakuan jadwal dalam mengerjakan SibosPintar ini memang bukan opsi terbaik sehingga tidak memuaskan bagi sebagian besar operator madrasah. Karena tentu akan membatasi jam kerja operator madrasah. Apalagi ditengah-tengah realita, banyaknya tugas yang harus dilakukan oleh operator madrasah sekaligus banyak operator madrasah yang masih harus mengemban tugas-tugas lain semacam mengajar anak didik di madrasah.

Namun paling tidak dengan pemberlakuan 'senjata pamungkas' jadwal Sibos Pintar ini dapat sedikit mengakali 'masalah laten' keterbatasan server yang kerap kali disandang oleh sistem pendataan milik Kementerian Agama ini.

Download Aplikasi Sibos Pintar Versi Portable (Tanpa Instal)

Aplikasi Sibos Pintar terbaru telah dirilis. Adalah Sibos Pintar Versi Portable 20 September 2018. Versi portable karena aplikasi ini tidak perlu lagi diinstal, cukup diesktrak dan bisa langsung dibuka. Bahkan disimpan dalam flashdisk sekalipun.

Meskipun sampai artikel ini dipublih belum ada keterangan resmi dari tim teknis terkait dengan versi portable tanggal 20 September 2018 ini namun tidak ada salahnya jika rekan-rekan operator madrasah mencoba dan menggunakannya.

Dalam versi portable dan terbaru, 20 September 2018, terdapat beberapa perubahan. Perubahan itu antara lain, pada jendela login terdapat pilihan untuk memilih wilayah provinsi. Pilihan ini tampaknya untuk membagi masing-masing provinsi dalam server-server tertentu. Sehingga ketika ada suatu wilayah yang kelebihan pengakses hanya akan berpengaruh pada wilayah tersebut saja tanpa mengganggu pengakses dari wilayah lain.

Sibos pintar portable

Perubahan lain adalah penambahan pilihan pencarian data siswa saat memasukkan siswa ke aplikasi (pendaftaran siswa baru) menjadi empat bagian, yaitu:

  • Cari Data Siswa dari data Emis hanya dari Madrasah Terkait
  • Cari data Siswa dari Data Emis se Kecamatan dengan madrasah
  • Cari Data Siswa dari Data Emis se Kabupaten dengan Madrasah
  • Cari Data Siswa dari Data Emis di Kabupaten Lain
Perubahan menu pencarian ini diharapkan akan mampu memangkas waktu pencarian data siswa yang dibutuhkan menjadi lebih cepat dan ringan.

Sibos pintar portable

1. Download Aplikasi Sibos Pintar Portable


Untuk mulai menggunakan aplikasi ini silakan unduh aplikasi Sibos Pintar Portable versi tanggal 20 September 2018 di salah satu tautan berikut ini.
  • Download lewat google drive (Versi 24 September 2018), UNDUH DI SINI 
  • Download lewat dropbox, UNDUH DI SINI

UPDATE 24 SEPTEMBER 2018

Selain versi portable bisa juga menggunakan versi instaler, unduh di artikel Download Aplikasi SIBOS PINTAR atau melalui link berkut ini: UNDUH DI SINI atau UNDUH DI SINI.


2. Cara Menggunakan Aplikasi


Setelah selesai mengunduh, silakan untuk:
  1. Ekstrak file SIBOS PINTAR 20 Sep 2018 ayomadrasah
  2. Buka folder hasil ekstrak
  3. Klik dua kali pada file Sibospintar_Admin
  4. Muncul jendela login
  5. Klik Pilih Provinsi
  6. Klik dua kali pada "Nasional" 
  7. Klik dua kali pada nama provinsi
  8. Masukkan UserID dan Password lalu klik Login
  9. UserID & Password standar: UserID = NSM, Password = User12345

Sibos pintar portable

Aplikasi Sibos Pintar pun dapat dipergunakan sebagaimana biasanya. Untuk tata cara dan tutorial mengerjakan aplikasi ini silakan baca artikel Tutorial Sibos Pintar atau unduh file tutorialnya DI SINI

Jika saat login atau melakukan pemutakhiran muncul jendela peringatan "Server Wilayah Anda Padat", berarti traffic sedang penuh atau terlalu banyak pengguna. Silakan agak bersabar dan coba kembali.

Sibos pintar portable

Sedang jika mengalami kendala atau problem lainnya selama mengerjakan Aplikasi Sibos Pintar Portable, silakan baca dan pelajari solusi-solusinya secara lengkap di artikel: Masalah dan Solusi Pengerjaan Sibos Pintar.


Pentingnya Tambah Admin dan Reset Password Sibos Pintar

Sebagaimana diketahui, dalam aplikasi desktop online Sibos Pintar, setiap madrasah secara otomatis mendapatkan hak akses dengan menggunakan admin lembaga. Admin lembaga ini menggunakan userID NSM masing-masing madrasah dan password User12345. Artinya, setiap orang yang mengetahui NSM (Nomor Statistik Madrasah) dapat login dan mengakses akun Sibos Pintar madrasah tersebut. Hal ini dibuktikan oleh Ayo Madrasah sebagaimana rekaman video tutorial Cara Melakukan Reset Password dan Tambah Admin Aplikasi Sibos Pintar yang tercantum dalam artikel ini.

Dengan membiarkan password tetap default User12345, siapapun bisa mengakses akun madrasah tersebut. Hal ini bisa menjadi hal yang berbahaya jika 'peretas' memiliki niat jahat atau hanya sekedar usil sekalipun.

Karena itu, setiap operator madrasah seharusnya segera melakukan perubahan password sehingga akun madrasah tidak bisa diakses oleh sembarangan orang.

Selain melakukan perubahan password Sibos Pintar, madrasah perlu juga menambahkan admin baru.

Reset Password Sibos Pintar

Kenapa? Penambahan admin baru di akun Sibos Pintar ini akan sangat penting. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya lupa password. Jika password telah diganti dan kemudian lupa maka membutuhkan campur tangan admin Kab/Kota untuk melakukan reset password. Namun akan berbeda jika madrasah tersebut memiliki lebih dari satu admin, jika salah satu admin lupa password maka admin lainnya bisa melakukan reset password sehingga tidak perlu repot-repot meminta reset ke admin kab/Kota.

Cara Menambah Admin, Mengubah, dan Reset Password Sibos Pintar


Ayo Madrasah telah membuat video tutorial tentang bagaimana cara melakukan perubahan dan reset password serta menambahkan admin baru di aplikasi Sibos Pintar.

Video cara ambah admin, ubah dan reset password tersebut adalah sebagai berikut.


Disclaimer

Aktivitas dan penggunaan akun SIBOS PINTAR dalam video ini hanya bertujuan edukasi. Admin Ayo Madrasah menggunakan akun yang tertera dalam video secara acak berdasarkan NSM (kepada madrasah pemilik akun, kami mohon maaf).

Admin Ayo Madrasah tidak melakukan aktivitas dan perubahan data atau pengaturan dalam akun tersebut selain yang terekam/termuat dalam video. Dan telah mengembalikannya ke setingan sebagaimana semula.

Penggunaan akun ini sekaligus membuktikan bahwa mengganti password akun sangat penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Karena dengan password standard, siapa pun dapat mengakses akun tersebut.

Baca Juga artikel terkait Sibos Pintar:

  1. Download Aplikasi SIBOS PINTAR Kemenag
  2. Cara Instal dan Login Aplikasi Sibos Pintar
  3. Masalah dan Solusi Pengerjaan Sibos Pintar

Saran Ayo Madrasah, pertama tambahkan admin baru terlebih dahulu. Setelahnya baru laukan perubahan password pada akun admin lembaga yang dari yang sebelumnya User12345 menjadi password yang aman dan rahasia. So, jangan menyepelekan pentingnya tambah admin dan reset password Sibos Pintar.

Cara Instal dan Login Aplikasi Sibos Pintar

Ternyata masih banyak teman-teman operator madrasah yang menanyakan bagaimana cara instal dan login aplikasi Sibos Pintar. Meski sebelumnya telah pernah diulas sekilas dalam artikel terdahulu, kali ini Ayo Madrasah menghadirkan cara instal dan login Sibos Pintar dalam artikel tersendiri.

Sibos Pintar merupakan aplikasi terbaru keluaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama melalui Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah (KSKK Madrasah). Aplikasi yang bersifat desktop online ini ditujukan sebagai sistem informasi bos dan progam indonesia pintar yang bertujuan untuk melakukan validasi data penerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Program Indonesia Pintar (PIP).

Cara Instal dan Login Sibos Pintar

1. Cara Instal Aplikasi SIBOS PINTAR


Sibos Pintar merupakan aplikasi desktop online. Karena merupakan sebuah aplikasi desktop maka SIBOS PINTAR butuh diinstal dalam komputer (laptop). Online karena untuk mengoperasikannya komputer harus terhubung dengan jaringan internet.

Sebelum mengintal, terlebih dahulu unduh aplikasi ini. Untuk mengunduh bisa melalui situs resmi kemenag ataupun melalui mirror download yang disedikan Ayo Madrasah. Silakan kunjungi alamat berikut untuk mengunduhnya.


Setelah berhasil mengunduh, langkah-langkah untuk menginstal adalah:
  1. Buka folder hasil unduhan "Setup SIBOS_PINTAR_2018_09_12", file masih berupa .rar
  2. Ekstrak file tersebut dengan menggunakan aplikasi ekstrak seperti WinRar, Winzip, atau 7Zip
  3. Setelah berhasil diekstrak, buka folder hasil ekstrak, terdapat dua file
  4. Klik dua kali pada file "Setup" atau "SetupSIBOSPINTAR"
  5. Muncul jendela instalasi SetupSIBOSPINTAR
  6. Klik "Next"
  7. Muncul "Select Instalation Folder"
  8. Biarkan apa adanya lalu klik "Next". Tetapi jika ingin dapat juga melakukan perubahan lokasi pemasangan dan pilihan penggunaan (user).
  9. Muncul "Confirm Installation", klik Next
  10. Proses instalasi berlangsung, tunggu sampai selesai
  11. Muncul "Installation Complete" yang menandakan pemasangan aplikasi berhasil. Klik Close
  12. Aplikasi SIMBOS PINTAR siap digunakan.

Cara lebih mendetail, tonton video tutorial di bagian bawah artikel.

2. Cara Membuka dan Login Sibos Pintar


Untuk menggunakan aplikasi SIBOS PINTAR, setelah berhasil melakukan instalagi, kita tinggal membuka aplikasinya dan melakukan login.

Untuk login, berikut userID dan password standar yang digunakan:
  • UserID : NSM masing-masing madrasah
  • Password : User12345 (perhatikan, huruf "U" kapital)

Untuk membuka dan mulai menggunakannya, langkah-langkahnya adalah:
  1. Klik menu "Start"
  2. Cari ikon SIBOS PINTAR
  3. Jika tidak muncul, ketik kata "sibos" pada kolon Search Program di menu Start
  4. Klik program SIBOS PINTAR
  5. Muncul jendela login
  6. Masukkan UserID (NSM) dan password (User12345)
  7. Terbuka jendela Pilih Login
  8. Klik tanda plus pada "Daftar Ijin Akses"
  9. Karena merupakan admin madrasah maka yang tersedia hanya satu akses yakni "Modul Admin Lembaga" madrasah yang bersangkutan. Klik pada modul tersebut
  10. Klik "Pilih"
  11. Terbuka aplikasi Sibos Pintar untuk madrasah yang bersangkutan
  12. Gunakan menu-menu di sebelah kiri atas untuk menggunakan. Klik pada menu untuk menampilkan submenu-submenu yang tersedia.

Untuk cara pengoperasian selanjutnya silakan unduh petunjuk penggunaan aplikasi Sibos Pintar di artikel Download Aplikasi SIBOS PINTAR

3. Video Tutorial Cara Instal dan Login


Agar lebih memahami cara melakukan instalasi dan login di aplikasi Sibos Pintar sila tonton video tutorial berikut ini.


4. Tips Tambahan Terkait Login Sibos Pintar


Karena terkait dengan kerahasian data madrasah dan mencegah pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, Ayo Madrasah menyarankan dua hal terkait dengan login Sibos Pintar. Keduanya adalah:

  1. Tambahkan admin madrasah selain admin madrasah standar yang telah ada
  2. Ubah password login admin madrasah


Tambahkan admin madrasah selain admin madrasah standar yang telah ada

Aplikasi Sibos Pintar memungkinkan untuk menambah admin madrasah baru selain admin yang telah ada. Sehingga nantinya aplikasi bisa dibuka dengan menggunakan beberapa admin sekaligus.

Kenapa harus menambahkan admin madrasah baru selain admin yang telah ada? 

Dengan menambahkan admin baru, jika salah satu akun tidak bisa digunakan untuk login (semisal lupa password) masih bisa login dengan menggunakan akun lainnya. Dan dari akun lain tersebut kita bisa melakukan reset password pada akun yang lupa password. 

Baca Juga: 

Kenapa harus mengubah password login?

Karena terkait kerahasiaan data dan untuk menghindari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab mengutak-atik data Sibos Pintar. Semisal saja, ada pihak yang login ke akun madrasah kita dan menghapus data-data siswa yang sudah kita masukkan.

Jika setelah mengganti password malah lupa?

Kan masih ada akun satunya lagi yang bisa digunakan untuk login dan mereset password yang lupa tadi.

Cara menambahkan admin baru cukup mudah.
  1. Klik kanan Daftar Admin Lembaga
  2. Muncul "Tambah Baru", klik
  3. Masukkan email, lalu klik OK
  4. Masukkan nama admin, lalu klik OK
  5. Masukkan password yang akan digunakan, lalu klik OK
  6. Selesai

Untuk mengganti dan mereset password admin lembaga, caranya:
  1. Klik kanan pada user/admin yang akan diganti atau direset passwordnya
  2. Muncul menu, klik "Reset Password"
  3. Masukkan password yang diinginkan, lalu klik OK
  4. Ulangi masukkan password yang diinginkan tadi, lalu klik OK

Dengan memahami cara instal dan login aplikasi Sibos Pintar, sekaligus ditambah dengan tips khusus terkait dengan login ke aplikasi ini diharapkan para operator madrasah dapat segera melaksanakan pendataan Sibos Pintar ini, mengingat waktu yang tersedia cukup singkat yakni sampai 30 September saja.

Download Aplikasi SIBOS PINTAR Kemenag

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama melalui Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah (KSKK Madrasah) meluncurkan satu lagi aplikasi untuk madrasah. Namanya adalah SIBOS PINTAR. SIBOS PINTAR merupakan akronim dari Sistem Informasi Bantuan Operasional Sekolah dan Program Indonesia Pintar.

Sesuai namanya, aplikasi SIBOS PINTAR adalah aplikasi desktop online untuk melakukan pendataan peserta didik madrasah sebagai basis perencanaan anggaran dan kuota BOS per madrasah. Selain itu juga dalam rangka penyaluran bantuan PIP untuk siswa madrasah. (Baca: Juknis BOS 2018)

Melalui Surat Direktorat Pendidikan Islam Nomor 1308/Dj.i.i/Dt.I.I.4/HM.01/09/2018 tertanggal 5 September 2018, tentang Pemutakhiran Data Peserta Didik Madrasah Melalui Aplikasi SIBOS PINTAR, madrasah diharapkan dapat melakukan pemutakhiran data dalam waktu yang cukup singkat. Batas waktu pengerjaannya adalah tanggal 30 September 2018.

Oleh karena itu, meski belum mendapatkan instruksi resmi dari Penmad Kabupaten/Kota masing-masing, madrasah tidak ada salahnya untuk segera melakukan pemutakhiran data peserta didik dengan menggunakan aplikasi SIBOS PINTAR ini. Tentu, dengan melakukan persiapan dan pemutakhiran lebih awal akan lebih baik ketimbang menunggu instruksi resmi sedangkankan batas waktu yang disediakan cukup singkat.

Aplikasi SIBOS PINTAR

Sebenarnya basis data BOS dan PIP diharapkan dapat dipenuhi dari EMIS. Namun dengan berbagai kendala yang dihadapi aplikasi online Emis, membuat kebutuhan akan basis data BOS dan PIP jadi terganggu. Bahkan untuk tahun pelajaran ini pun aplikasi online emis belum diluncurkan. Padahal tentu, kebutuhan basis data BOS dan PIP dibutuhkan dalam waktu yang cepat. Oleh karenanya, kehadiran SIBOS PINTAR diharapkan bisa menjadi solusi terbaik.

1. Unduh Aplikasi SIBOS PINTAR


Aplikasi SIBOS PINTAR merupakan aplikasi desktop online yang harus diinstal ke komputer dan terkoneksi dengan internet. Untuk itu, sebelum menggunakannya, madrasah harus mengunduh instaler aplikasi tersebut dan menginstalnya ke komputer.

Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah (KSKK Madrasah) telah menyediakan file instaler beserta dengan panduan dalam bentuk PDF dan video di situs resminya. Namun sebagaimana dialami ayo madrasah, url download yang disedikan kerap kali tidak dapat dibuka.

Oleh karena itu, ayo madrasah menyediakan mirror download aplikasi SIBOS PINTAR beserta dengan panduan penggunaannya. Sila unduh di bawah ini




Baca juga: Jika Lupa Password Login EMIS Online

2. Cara Instalasi Aplikasi SIBOS PINTAR


Setelah mengunduh aplikasi SIBOS PINTAR, silakan lakukan instalasi dengan cara:

  1. Buka folder Aplikasi Setup SIBOS_PINTAR_2018_09_12
  2. Ekstrak dengan menggunakan WinRar, Zip, 7Zip, atau sejenisnya
  3. Buka folder hasil ekstrak
  4. Klik dua kali pada file Setup atau SetupSIBOSPINTAR untuk mulai mengintal
  5. Aplikasi mulai diinstal, ikuti perintah yang muncul.

3. Membuka Aplikasi SIBOS PINTAR


Pengalaman ayo madrasah ketika melakukan instalasi aplikasi SIBOS PINTAR, ternyata aplikasi ini tidak membuat shortcut otomatis baik di desktop ataupun di start menu windows. Sehingga bisa jadi akan menyulitkan ketika hendak membuka aplikasi ini.

Untuk menyiasatinya, agar shortcut aplikasi dapat muncul di desktop adalah:
  1. Klik Start
  2. Pada kolom "Search program and files" ketik SIBOS
  3. Muncul aplikasi SIBOS PINTAR
  4. Klik aplikasi SIBOS PINTAR untuk langsung membuka
  5. Sedang jika ingin membuatkan shortcut, klik kanan aplikasi SIBOS PINTAR lalu klik "Send to", klik "Desktop (create shortcut)" atau klik "Pin to start menu" atau "Pin to taskbar"
  6. Aplikasi SIBOS PINTAR muncul di desktop


Halaman login SIBOS PINTAR

4. Cara Menggunakan Aplikasi SIBOS PINTAR


Saat terbuka, aplikasi SIBOS PINTAR akan menampilkan jendela login. Bagi pengguna tingkat madrasah, login ke aplikasi ini dengan menggunakan UserID NSM dan password User12345.

Nantinya setelah berhasil login, pengguna dapat mengubah password tersebut dan menambahkan pengguna baru.

Video tutorial cara instal dan login di Sibos Pintar


Sedangkan untuk cara penggunaan fitur-fitur yang tersedia, bisa menyimak Panduan SIBOS PINTAR yang dapat diunduh di atas. Dalam panduan tersebut memuat panduan untuk admin pusat, admin kanwil, admin kabupaten/kota, hingga admin madrasah.

Cara Sinkron Emis Sispena Agar DIA Terisi Semua

Tidak sedikit operator madrasah yang mengeluhkan proses dan tata cara sinkronisasi antar emis dan sispena agar DIA (Data Isian Akreditasi) dapat terisi semua. Memang banyak poin-poin DIA yang mengharuskan data antara sispena dan emis harus sinkron untuk dapat menjawab (mengisi) pilihan dalam poin DIA. Bahkan beberapa diantara poin DIA ada yang terisi otomatis berdasarkan dengan hasil sinkronisasi antara emis dan sispena. Jika emis madrasah belum diisi secara otomatis poin tersebut tidak dapat diselesaikan (diisi).

Bagian-bagian emis madrasah mana saja yang harus diisi agar bisa mengerjakan DIA, inilah yang kerap membuat pusing operator madrasah. Ditambah dengan proses sinkronisasi yang terkadang tidak berjalan dengan lancar.

Sinkron Emis Sispena

1. Jenis Isian Poin DIA Sispena


Pengisian Data Isian Akreditasi dalam Sispena secara garis besar terbagi menjadi tiga macam, yaitu:

  1. Jawaban terisi otomatis berdasarkan isian Emis
  2. Membutuhkan Sinkronisasi antara Emis - Sispena
  3. Tidak Membutuhkan Sinkronisasi


Yang pertama adalah poin-poin yang terisi otomatis berdasarkan isian emis yang telah disinkronkan dengan sispena. Pada poin-poin ini, nilai yang diperoleh akan keluar otomatis dan tidak dapat dirubah melalui sispena. Jika ingin melakukan perubahan harus melalui akun emis madrasah masing-masing.

Contoh poin-poin yang terisi otomatis berdasarkan isian emis seperti instrumen Standar Pendidik dan Tendik (untuk SD dan MI) nomor 39 tentang kualifikasi pendidikan PTK dan nomor 40 tentang kepemilikian sertifikat pendidik.

Kedua adalah poin-poin instrumen yang membutuhkan sinkronisasi data dari emis agar instrumen tersebut dapat dijawab. Baik poin yang sama sekali tidak bisa dijawab ketika proses sinkronisasi belum sukses ataupun bisa dijawab tetapi hasilnya tidak bisa maksimal (tidak bisa mendapat poin A) jika sinkronisasi belum sukses.

Untuk jenjang SD dan MI, jenis ini cukup banyak. Yang meliputi instrumen nomor 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 (Standar Isi), 11, 12, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 27, dan 31 (Standar Proses), 36 (Standar Kompetensi Lulusan), 41, 42, 43, 44, 45, 46, 47, 52, dan 53 (Standar Pendidik dan Tendik), 55, 57, 62, 63, 73, dan 96 (Standar Sarana Prasarana), 96 (Standar Pembiayaan), 108, 109, 110, 111, 112, 113, 114, 115, 116. dan 119 (Standar Penilaian Pendidikan).

Yang ketiga adalah poin-poin yang ketika mengerjakan DIA Sispena tidak membutuhkan sinkronisasi antara Emis dengan Sispena. Poin-poin instrumen ini bisa langsung dijawab tanpa harus sinkron dengan emis.

2. Cara Mengisi Emis Agar Sinkron Sispena


Dari poin-poin instrumen dalam DIA Sispena yang harus sinkron dengan Sispena sebagaimana tersebut di atas, seorang operator harus melakukan entri data di Emis agar instrumen akreditasi dapat diisi.

Yang kerap menjadi sumber kebingunan adalah pada bagian mana emis harus diisi agar datanya muncul dan sinkron dengan sispena?

Secara garis besar, cara mengisi emis agar sinkron Sispena atau data emis yang dibutuhkan dalam sinkronisasi adalah:

  1. Data Jumlah Siswa, Kelas, dan Rombel
  2. Daftar Mata Pelajaran
  3. Daftar Pendidik dan Tendik (PTK)
  4. Daftar Ruangan dan ukurannya
  5. Luas tanah
  6. Daftar perlengkapan peruangan
Ketujuhnya, di Sispena, dikelompokkan dalam menu 'Pemutakhiran Data' yang terdiri atas submenu Siswa, Mata Pelajaran, Guru Tenaga Kependidikan, Sarana, dan Prasarana.

Untuk memastikan data sudah sinkron atau belum, setelah melakukan pengeditan (input data) di emis silakan buka Sispena menu Pemutakhiran Data, pilih submenu yang paling sesuai lalu klik "Ambil Data Dapodik / Emis"

Sinkron Emis Sispena

3. Data Jumlah Siswa, Kelas, dan Rombel


Data siswa yang dibutuhkan dalam pengisian DIA hanyalah data rekap perrombel, bukan data siswa per-nama (by name).

Sehingga agar sinkron antara emis-sispena dan DIA yang terkait dengan siswa, kelas, dan rombel dapat diisi, maka Emis Madrasah yang harus dilengkapi adalah pada menu "Data Rombongan Belajar".

Menu ini bisa diakses dengan mengklik menu Kelembagaan >> Siswa >> Data Rombongan Belajar


Sinkron Emis Sispena

Setelah mengisi Data Rombongan Belajar secara lengkap (termasuk menambahkan rombel, jika belum), lakukan sinkronisasi dengan cara membuka Sispena >> Pemutakhiran Data >> Siswa >> Ambil Data Dapodik / Emis.

Poin-poin instrumen dalam DIA yang terpengaruh dengan hasil sinkronisasi ini antara lain:

  • Untuk SD/MI : Poin Nomor 5, 11, 12, 14, 15, 16, 36, 55, 57, 63, 73, 108, dan 109
Baca Juga:

4. Daftar Mata Pelajaran


Pengisian instrumen DIA Sispena juga membutuhkan sinkronisasi data mata pelajaran yang diajarkan di madrasah tersebut. Untuk itu, dalam Emis perlu dilakukan entri mata pelajaran.

Entri mata pelajaran di  dapat dilakukan melalui menu Kelembagaan >> Kegiatan Belajar Mengajar >> Mapel yang Diselenggarakan.

Sinkron Emis Sispena

Setelah mengisi data Mapel yang Diselenggarakan di Emis, lakukan sinkronisasi dengan cara membuka Sispena >> >> Pemutakhiran Data >> Mata Pelajaran >> Ambil Data Dapodik / Emis.


Poin-poin instrumen dalam DIA yang terpengaruh dengan hasil sinkronisasi ini antara lain:

  • Untuk SD/MI : Poin Nomor 11, 12, 15, 16, 36, 108, dan 109


5. Daftar Pendidik dan Tendik (PTK)


Poin instrumen akreditasi yang harus sinkron dengan data PTK cukup banyak. Untuk jenjang MI saja ada 37 poin.

Pengisian data PTK agar bisa sinkron di Sispena dan DIA agak rumit juga karena membutuhkan isian di beberapa menu di emis PTK. Untuk memastikan data PTK tersebut muncul di DIA, yang harus dilakukan adalah lakukan sinkronisasi di Sispena dengan cara masuk ke Sispena >> >> Pemutakhiran Data >> Guru Tenaga Pendidikan >> Ambil Data Dapodik / Emis.

Setelah proses sinkronisasi, lihat data yang ditampilkan. Untuk PTK Guru, data pada kolom Nama, Mata pelajaran yang Diampu, Nama Sekolah, Jenis PTK, dan Pendidikan Terakhir harus terisi.

Sedang untuk Tenaga kependidikan kolom yang harus terisi adalah Nama, Nama Sekolah, dan Jenis PTK.

Untuk melengkapi data-data pada kolom-kolom tersebut silakan amati gambar berikut (klik kanan dan buka di tab baru untuk melihat gambar lebih besar).

Sinkron Emis Sispena

Penjelasan gambar:
  1. Untuk mengisi kolom "Mata Pelajaran yang Diampu" buka Emis pada menu PTK >> Detail PTK (Aksi, pada ujung kanan nama PTK yang bersangkutan) >> Status Keaktifan >> Jenis Guru (Pilih Guru Kelas, Guru Mapel, atau Guru BK) >> Simpan. Pastikan Status Keaktifan sudah Aktif dan Status Tempat Tugas terisi Satminkal.
  2. Untuk mengisi kolom "Nomor Sertifikat" seharusnya di menu PTK >> Detail PTK (Aksi, pada ujung kanan nama PTK yang bersangkutan) >> Informasi Sertifikasi. Namun hingga artikel ini ditulis, ternyata untuk pengisiannya menggunakan data Nomor Ijazah. Sehingga untuk mengisi kolom tersebut yang harus dilakukan adalah masuk ke Emis pada menu PTK >> Detail PTK (Aksi, pada ujung kanan nama PTK yang bersangkutan) >> Kualifikasi Pendidikan >> Pilih pilihan Pada kolom Pendidikan Terakhir >> Klik Tombol Tambah Data >> Tambahkan (isi) Riwayat Pendidikan Formal (cukup pendidikan yang terakhir) secara lengkap, terutama No. Ijazah/Sertifikat. Isian Emis pada "No. Ijazah" akan mengisi kolom Nomor Sertifikat di Sispena dan isian Emis "Jenjang" akan mengisi kolom Pendidikan terakhir di Sispena. Terkait dengan upload Ijazah diabaikan dulu tidak masalah.
  3. Untuk mengisi kolom "Jenis PTK", buka Emis pada menu PTK >> Detail PTK (Aksi, pada ujung kanan nama PTK yang bersangkutan) >> Aktifitas Penugas Pendidik >> Klik Tambah Data pada bagian Satminkal >> Isikan kolom yang tersedia >> Simpan. Khusus untuk Tenaga kependidikan buka Emis pada menu PTK >> Detail PTK (Aksi, pada ujung kanan nama PTK yang bersangkutan) >> Aktifitas Penugas Tenaga Kependidikan >> Jenis Tugas Utama >> Simpan. 
  4. Untuk mengisi kolom "Pendidikan Terakhir", lihat poin 2 di atas.

6. Sarana Prasarana


Terkait dengan sarana dan prasarana sampai dengan artikel ini ditulis, masih banyak yang belum dapat terkoneksi dengan Data Isian Akreditasi (DIA Sispena). Sehingga meskipun terisi dan dapat dikerjakan, beberapa poin instrumen DIA tidak dapat memilih pilihan terbaik (Nilai A).

Namun beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dapat dilakukan antara lain:
  1. Luas Tanah diisi dari Emis pada menu Kelembagaan >> Sarana Prasarana >> Kepemilikan Tanah. Saat artikel ini ditulis, yang dibaca oleh Sispena hanya tanah dengan status Milik Sendiri.
  2. Luas Lantai Bangunan masih membaca data dari Luas Tanah bukan Luas Bangunan pada emis
  3. Jenis Prasarana berdasarkan isian emis pada Kelembagaan >> Sarana Prasarana >> Rincian Data Ruangan. Pada DIA ruangan dengan kondisi selain Baik akan dianggap Tidak Ada. 
  4. Data Ruang Kelas, Ukuran, dan Sarana diambil dari data Kelembagaan >> Sarana Prasarana >> Rincian Data Ruangan.

7. Edit Emis, Sinkronkan Pemutakhiran Data, dan Isi atau Simpan DIA


Untuk mengisi DIA sehingga semua instrumen terisi dan bahkan mendapatkan Nilai A (terbaik) jangan pernah bosan untuk melakukan edit kemudian melakukan sinkron pemutakhiran data dan mengisi DIA secara berulang-ulang.

Dalam setiap sinkron ulang, maka poin-poin instrumen yang terkait dengan data tersebut juga mengalami perubahan. Perubahan-perubahan ini membutuhkan aksi "Simpan". Sehingga setelah melakukan sinkron ulang, silakan cek ulang poin-poin instrumen yang terkait dengan data yang disinkronkan tadi kemudian klik kembali tombol Simpan.

Baca Juga;

8. Nilai Bisa Diedit Ulang


Setelah semua nomor instrumen DIA terisi jangan lupa untuk mengklik tombol "Simpan dan Selesai" yang terletak di pojok kiri bawah. Dengan mengklik tombol ini maka semua isian akan dinilai dan dimunculkan nilai akhir dan peringkat akreditasi yang diraih.

Meski telah melakukan penyimpanan (klik "Simpan dan Selesai" ) DIA tetap dapat dilakukan diedit ulang. Caranya cukup mengklik menu Data Isian Akreditasi >> Lihat Hasil Penilaian >> Edit DIA.

Sinkron Emis Sispena

Edit ulang dan pengisian DIA Sispena dibuka hingga akhir Mei 2018.

Itulah beberapa hal yang mungkin saja bermanfaat bagi operator madrasah dalam mengisi emis sehingga datanya bisa sinkron dengan Sispena dan dapat digunakan untuk mengisi instrumen Sispena (DIA).